Categories: Navigation

Fungsi Inmarsat Di Kapal

Inmarsat di Kapal

Inmarsat/telepon satelit adalah suatu layanan telekomunikasi berupa telepon tanpa kabel yang menempatkan Base Transceiver Station (BTS) nya di udara sehingga memiliki jangkauan lebih luas dibanding telepon berbasis GSM yang  menempatkan BTS-nya di darat. Karena memiliki jangkauan yang luas, telepon satelit dapat digunakan di daerah  pegunungan, pedalaman hingga di tengah lautan. Berbeda dengan telepon GSM yang jangkauannya terbatas. Telepon satelit  tidak menggunakan infrastruktur yang ada di bumi untuk melakukan panggilan.

Fungsi dan aplikasi dari satelit INMARSAT

  1. Sistem komunikasi satelit INMARSAT (International Maritime Satellite Organization) dapat digunakan untuk keperluan  maritim, yang sangat bermanfaat untuk mengadakan hubungan dari darat ke kapal-kapal atau antara kapal-kapal yang ada  di perairan.

  2. Sistem komunikasi satelit INMARSAT dapat dimanfaatkan oleh kapal penumpang, misalnya dapat diselenggarakan hubungan  telekomunikasi antara penumpang, sehingga dapat diawasi jalur pelayarannya dan dapat dilaporkan keadaan cuaca setiap  saat.

  3. Sistem komunikasi satelit INMARSAT dapat dimanfaatkan untuk kapal barang, misalnya untuk pemberitahuan bila perlu  mengubah arah pelayaran, pemberian dukungan teknis didalam pelayaran dan penggunaan manifest.

Sistem Satelit yang dioperasikan oleh Inmarsat, yang berada di bawah kontrak dengan IMSO (International Mobile Satellite Organization), juga merupakan elemen penting dari system GMDSS. Empat jenis Inmarsat Ship Earth Station Terminal (Terminal Stasiun Penerima Inmarsat di Bumi ) yang kompatibel dengan GMDSS antara lain : Inmarsat versi A, B, C, dan F77.

Inmarsat-A – Versi pertama yang dioperasikan oleh Inmarsat, memiki fungsi sebagai penerima sinyal mengenai informasi yang diperlukan oleh sistem GMDSS melalui transmisi oleh satelit milik inmarsat. IMSO telah mengajukan pada IMO untuk memperbarui Inmarsat-A dengan cara diganti dengan versi yang berteknologi lebih modern dan segera menghentikan penggunaanya pada tanggal 31 Desember 2007. Mulai saat itu, Inmarsat-A tidak digunakan lagi.

Inmarsat-B dan F 77 – adalah versi penyempurnaan dari versi A, menyediakan jaringan telepon, telex, high speed data service (termasuk distress priority telephone dan telex service dari dan ke RCC) antara kapal ke bangunan lepas pantai, kapal ke kapal, maupun bangunan lepas pantai ke kapal. Versi F77 merupakan versi yang didesain untuk digunakan dengan Inmarsat-C karena kemampuan transmisi datanya tidak memenuhi persyaratan GMDSS.

Inmarsat-C – menyediakan fasilitas penyimpanan dan pengiriman data (store-and-forward data), dan fasilitas e-mail dari kapal ke bangunan lepas pantai, bangunan lepas pantai ke kapal, maupun dari kapal ke kapal. Inmarsat-C juga memiliki kemampuan untuk mengirim distress signal (sinyal bahaya) yang terformat ke sebuah RCC dan ke Inmarsat-C SafetyNET Service. Inmarsat-C SafetyNET Service adalah sebuah satelit pemancar informasi keselamatan maritim dunia yang memancarkan informasi peringatan mengenai cuaca buruk (badai maupun gelombang tinggi) di laut, peringatan navigasi pada NAVAREA, peringatan radio navigasi, peringatan laporan adanya bongkahan es dan peringatan-peringatan yang dikeluarkan oleh USCG-Conducted International Ice Patrol, dan informasi-informasi sejenis yang tidak tersedia pada NAVTEX. SafetyNET cara kerjanya mirip dengan NAVTEX pada area di luar jangkauan NAVTEX. Peralatan Inmarsat-C relative lebih ringan dan lebih murah dari pada Inmarsat-A, B, atau F77. Antena Terminal Stasiun Penerima Inmarsat-C di bumi memiliki ukuran yang lebih kecil dibadingkan Inmarsat-A, B, dan F77.

SOLAS saai ini menyaratkan Inmarsat-C untuk memiliki sebuah penerima sinyal navigasi satelit yang terintergrasi, koneksi tersebut akan memastikan informasi lokasi yang akurat untuk dikirim ke RCC apabila sinyal tanda bahaya (distress signal) dipancarkan oleh kapal yang mengalami kecelakaan. Inmarsat juga mengoperasikan sistem EPIRB, yaitu Inmarsat-L, yang mirip dengan system yang dioperasikan oleh ME2002 (Penyedia layanan lainnya).

Source: reor-gmdss.blogspot.com

Read More :

Indonesia Marine Equipment

INAMEQ is provide all marine product (equipment and sparepart) and news about marine product to help procurement team at shipping industry, ship contractor, port contractor and oil gas company finding competitive price to directly connect with manufacturer and authorized local and international.

View Comments

Recent Posts

Wireless axle load sensor for leaf spring suspension

Wireless position sensor GNOM DP S7 is used in transport telematics systems (GPS/GLONASS vehicle monitoring…

1 month ago

Axle Load Sensor GNOM DDE Technoton

Pressure sensor GNOM DDE is used to determine the axle load in vehicles equipped with…

1 month ago

Axle Load Sensor GNOM DP Technoton

Axle Load Sensor GNOM DP Technoton position sensor is designed for measuring axle and cargo…

1 month ago

Contactless FMS Gateway Technoton

FMSCrocodile is used within for vehicle telematics system as a ready-made solution for safe integration…

1 month ago

Contactless J1708 Reader Technoton

Contactless J1708 Reader Technoton is designed for safe data reading from J1708 bus (SAE J1587)…

1 month ago

Contactless Compact J1939 Reader Technoton

CANCrocoLITE Technoton — is a tool for Telematics systems used for data reading from on-board…

1 month ago

This website uses cookies.