- Advertisement -
Home Fire fighting system Pertimbangan pencegahan kebakaran di kapal

Pertimbangan pencegahan kebakaran di kapal

- Advertisement -

Di kamar mesin kapal, tempat pembuangan kain perca atau majun yang digunakan untuk membersihkan minyak harus dilengkapi dengan penutup. Kain majun berminyak tidak boleh tinggal tergeletak di tempat-tempat yang tidak perlu. Tempat penampungan majun harus dilengkapi dengan penutup dan harus disediakan di setiap lantai dan di kedua sisi kapal.

Pipa bahan bakar minyak yang bertekanan tinggi tidak boleh dikeraskan atau diperketat dalam rangka mengontrol adanya kebocoran sementara mesin kapal sedang berjalan atau beroperasi. Ini kadang dilakukan oleh petugas mesin. Minyak tidak boleh diambil selama turbocharger sedang beroperasi. Hal ini kadang terlupakan juga bagi ABK mesin.

Pipa duga yang ada di dek baik kamar mesin maupun di geladak utama harus dijaga selalu dalam keadaan tertutup. Tidak boleh dibiarkan dalam posisi terbuka. Bila terjadi kejadian minyak tumpah dari pipa-pipa duga maka harus dilaporkan karena hal ini awal penyebab kapal terjadi kebakaran. (lihat SOPEP manual).

Kebocoran pipa gas buang dan kebocoran uap harus segera menjadi perhatian khusus. ABK harus berhati-hati berkaitan dengan kebakaran yang berasal dari dapur, terutama dengan selalu menjaga semua peralatan listrik dalam dapur, kabel-kabel harus terbuat dari marine used harus selalu dalam keadaan baik.

Mualim senior dan semua ABK harus selalu mengawasi dapur ketika berada di dapur karena saat tersebut adalah waktu yang tepat untuk mengawasi kondisi dapur dan tetap dijaga secara terus menerus petugas dapur (juru masak kapal).

Salah satu cara yang paling jitu dan paten untuk pencegahan kebakaran dan efektif adalah dengan cara patroli kebakaran. Biasanya manajemen keselamatan kapal selalu menekankan hal ini. Tidak ada cara atau metode yang bisa mengalahkan pemantauan fisik langsung atau dikenal dengan “blusukan”.

Api yang disebabkan oleh rokok juga merupakan salah satu penyebab paling umum dari kebakaran. Semua perhatian atas bahaya rokok di kapal harus selalu dilakukan terutama kegiatan membuang rokok sembarangan (membuang puntung rokok harus dilakukan pada asbak yang berpenutup. Bahkan ada pemilik kapal yang melarang ABK untuk merokok di atas kapalnya. Larangan yang paling keras adalah tidak boleh merokok di tempat tidur.

Pada kapal-kapal jenis tertentu, kebakaran juga dapat disebabkan terjadi selama proses bongkar muat kargo misalnya bongkar muat batu bara dan minyak. Untuk alasan ini, personel kapal harus selalu mendiskusikan karakteristik kargo dan metode pencegahan yang harus dilakukan selama pertemuan safety dan latihan mingguan. Penerapan ISM code yang efektif hal ini harus dilakukan.

Hal-hal tersebut adalah beberapa yang perlu dipertimbangkan agar lingkungan kapal dalam keadaan aman dari kebakaran kapal. Hal tersebut sebenarnya belum semua cara yang dapat kita sampaikan, sebenarnya masih ada cara-cara lainnya untuk mencegah kebakaran kapal. Namun demikian pertimbagan tersebut di atas dapat memberikan gambaran singkat tentang apa yang harus dilakukan di kapal.

- Advertisement -
Indonesia Marine Equipmenthttp://inameqhome.wordpress.com
INAMEQ is provide all marine product (equipment and sparepart) and news about marine product to help procurement team at shipping industry, ship contractor, port contractor and oil gas company finding competitive price to directly connect with manufacturer and authorized local and international.
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

Speed Sensor Noris Automation For Ship Application

Non-contacting multi-channel speed sensor, Hall principleFA54Robust and high quality housing: IP68 pressure-tight. Excellent vibration and shock resistance. ...
- Advertisement -

Speed Sensor For Ship Application

Non-contacting multi-channel speed sensor, Hall principleFA54Robust and high quality housing: IP68 pressure-tight. Excellent vibration and shock resistance. ...

Escher Wyss Controllable Pitch Propellers

Escher Wyss Controllable Pitch Propellers (CPP), provided by ANDRITZ Hydro, deliver outstanding performance for naval and Coast Guard vessels, mega yachts, and many other...

Cara pemakaian kayu pokhout untuk kapal

Bantalan poros propeller yang biasa dipakai di kapal umumnya terdiri atas tiga macam yaitu bantalan poros propeller yang terbuat dari karet, white metal (besi...

Related News

Speed Sensor Noris Automation For Ship Application

Non-contacting multi-channel speed sensor, Hall principleFA54Robust and high quality housing: IP68 pressure-tight. Excellent vibration and shock resistance. ...

Speed Sensor For Ship Application

Non-contacting multi-channel speed sensor, Hall principleFA54Robust and high quality housing: IP68 pressure-tight. Excellent vibration and shock resistance. ...

Escher Wyss Controllable Pitch Propellers

Escher Wyss Controllable Pitch Propellers (CPP), provided by ANDRITZ Hydro, deliver outstanding performance for naval and Coast Guard vessels, mega yachts, and many other...

Cara pemakaian kayu pokhout untuk kapal

Bantalan poros propeller yang biasa dipakai di kapal umumnya terdiri atas tiga macam yaitu bantalan poros propeller yang terbuat dari karet, white metal (besi...

Aplikasi pemakaian kayu pokhout di kapal

Bantalan poros propeller yang biasa dipakai di kapal umumnya terdiri atas tiga macam yaitu bantalan poros propeller yang terbuat dari karet, white metal (besi...
- Advertisement -

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.