Bantalan poros propeller yang biasa dipakai di kapal umumnya terdiri atas tiga macam yaitu bantalan poros propeller yang terbuat dari karet, white metal (besi lunak) dan dari kayu. Bantalan poros propeller yang terbuat dari karet dan white metal menggunakan sistem pelumasan dengan minyak pelumas. Sedangkan bantalan yang terbuat dari kayu mengunakan sistem pelumasan dan pendinginan dengan air laut. Pada umumnya kayu yang digunakan adalah kayu yang mempunyai kemampuan melumasi sendiri. Sampai saat ini bahan yang memenuhi persyaratan untuk kegunaan tersebut diatas adalah kayu pokhout (Lignum vitae).

Kayu Pokhout
Kayu Pokhout

Kayu pokhout selain mempunyai kemampuan melumasi sendiri juga mempunyai kekuatan fisis-mekanis yang tinggi, struktur kayu yang halus dan tidak terlalu keras sehingga tidak membuat poros propeller cepat aus. Pada saat poros propeller berputar akan timbul panas yang diakibatkan oleh gesekan antara poros propeller dengan kayu , sehingga keluar minyak yang berfungsi sebagai pelumas. Hampir seluruh kapal tugboat, kapal ferry penyeberangan dan sebagian besar kapal milik TNI AL masih menggunakan kayu pokhout sebagai bantalan poros propellernya. Kayu pokhout dengan sifat khusus ini belum ditemukan di hutan Indonesia, sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan kayu pokhout sebagai bantalan poros propeller harus diimpor dari luar negeri, terutama dari Brasil. Karena menjadi barang impor, harga kayu pokhout menjadi sangat mahal dan rentan terhadap nilai tukar uang dan butuh waktu pemesanan yang relatif lama.

Kayu Pokhout NL
Kayu Pokhout NL

Kapal-kapal rakyat berukuran kecil terutama di daerah Sumatera dan Kalimantan tidak menggunakan kayu pokhout karena harga yang terlalu mahal. Sebagai gantinya mereka menggunakan kayu sawo (Across z.opota) dan kayu nangka (Arthocorpus integms). Kayu sawo dan kayu nangka ini digunakan sebagai bantalan poros propeller sudah sejak lama sebelum mereka mengenal kayu pokhout. Namun demikian frekuensi penggantian bantalan poros propeller dari kayu sawo dan kayu nangka jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan kayu pokhout.

Bantalan poros propeller yang biasa dipakai di kapal umumnya terdiri atas tiga macam yaitu bantalan poros propeller yang terbuat dari karet, white metal (besi lunak) dan dari kayu. Bantalan poros propeller yang terbuat dari karet dan white metal menggunakan sistem pelumasan dengan minyak pelumas. Sedangkan bantalan yang terbuat dari kayu mengunakan sistem pelumasan dan pendinginan dengan air laut. Pada umumnya kayu yang digunakan adalah kayu yang mempunyai kemampuan melumasi sendiri. Sampai saat ini bahan yang memenuhi persyaratan untuk kegunaan tersebut diatas adalah kayu pokhout (Lignum vitae).

Kayu Pokhout NL
Kayu Pokhout NL

Kayu pokhout selain mempunyai kemampuan melumasi sendiri juga mempunyai kekuatan fisis-mekanis yang tinggi, struktur kayu yang halus dan tidak terlalu keras sehingga tidak membuat poros propeller cepat aus. Pada saat poros propeller berputar akan timbul panas yang diakibatkan oleh gesekan antara poros propeller dengan kayu , sehingga keluar minyak yang berfungsi sebagai pelumas. Hampir seluruh kapal tugboat, kapal ferry penyeberangan dan sebagian besar kapal milik TNI AL masih menggunakan kayu pokhout sebagai bantalan poros propellernya. Kayu pokhout dengan sifat khusus ini belum ditemukan di hutan Indonesia, sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan kayu pokhout sebagai bantalan poros propeller harus diimpor dari luar negeri, terutama dari Brasil. Karena menjadi barang impor, harga kayu pokhout menjadi sangat mahal dan rentan terhadap nilai tukar uang dan butuh waktu pemesanan yang relatif lama.

Kayu Pokhout

Kapal-kapal rakyat berukuran kecil terutama di daerah Sumatera dan Kalimantan tidak menggunakan kayu pokhout karena harga yang terlalu mahal. Sebagai gantinya mereka menggunakan kayu sawo (Across z.opota) dan kayu nangka (Arthocorpus integms). Kayu sawo dan kayu nangka ini digunakan sebagai bantalan poros propeller sudah sejak lama sebelum mereka mengenal kayu pokhout. Namun demikian frekuensi penggantian bantalan poros propeller dari kayu sawo dan kayu nangka jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan kayu pokhout.

 

 

Bantalan bronze untuk poros propeller kapal merupakan bantalan yang bisa bertahan lama karena terbuat dari perunggu dan bantalan ini juga termasuk memiliki harga yang mahal maka bantalan ini hampir jarang digunakan oleh para pelaku usaha maritim atau owner kapal.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

Posisi bantalan thordon di kapal dengan pelumasan minyak lumas diperlukan agar pelumasan sampai diseluruh permukaan poros propller pada bantalan kapal. Pada sebuah kapal sering kita dengar bantalan poros propeller kapal yang merupakan suatu elemen atau bagian yang memiliki kemampuan untuk menumpu poros yang berbeban pada sebuah kapal, sehingga putaran dan gerakan bolak – baliknya dapat berlangsung secara halus, aman dan panjang umur. Bantalan yang akan menumpu poros baling– baling haruslah kokoh dan kuat untuk memastikan bahwa poros baling – baling serta elemen mesin pendukung lainnya dapat bekerja dengan baik, jika bantalan poros tersebut tidak berfungsi dengan baik maka akan menyebabkan penurunan kerja sistem poros itu sendiri, sehingga tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Thordon Thorseal Rudder Seals
Thordon Thorseal Rudder Seals

Jika kita lihat pada kapal yang sedang berlayar, maka getaran dapat terjadi di seluruh bagian kapal termasuk pada putaran pada poros propeller dan juga pada as kemudi, hal ini akan menyebabkan terjadinya clearane antara bantalan dan poros propeller maupun as kemudi.

Clearance pada sebuah kapal merupakan kelonggaran atau perengangan yang terjadi antara poros propeller maupun as kemudi kapal, hal ini akan selalu terjadi karena kedua elemen ini tidak bisa dipisahkan terutama untuk bagian propulsi kapal. Maka dari itu harus selalu dilakukan pemeriksaan mengenai clearance yang terjadi, terdapat batas nilai atau limit untuk clearance pada setiap bantalan dan poros propeller.SEAWATER LUBRICATED PROPELLER SHAFT BEARING SYSTEM

Jika mengacu kepada pengalaman bahwa limit clearance tergantung pada diameter as raddle, propeller dan pintel. Untuk ukuran bantalan juga tergantung dari as nya sendiri dan nantinya akan dihitung clearance terbesar, baru setelah diketahui ukuran diameter bantalan akan disesuaikan.

Ada beberapa macam bahan bantalan yang sering digunakan untuk penumpu as propeller kapal diantaranya :

1. Bantalan thordon bearing

Thordon merupakan campuran dengan unsur induk yaitu Sn dengan campuran Sb, Cu atau Pb. Campuran-campuran ini akan berpengaruh pada jumlah presentase tiap-tiap unsur yang tergantung atas kegunaan logam metal tersebut.
Oleh karena itu bantalan thordon dengan pelumasan minyak lumas diperlukan alur yang arahnya memanjang agar pelumasan dapat dicapai diseluruh permukaan poros baling-baling pada bantalan. Dengan adanya kelonggaran antara poros baling-baling dan bantalan, secara teoritis minyak lumas akan keluar terus.

Thordon RiverTough
Thordon RiverTough

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

2. Bantalan kayu pokhout

Bantalan poros baling baling yang bahannya terbuat dari kayu pokhout terdiri dari dua bagian yaitu berupa silinder dan berupa segmen, bantalan yang berupa silinder kadang – kadang dapat langsung dimasukan pada tabung poros baling – baling (tanpa rumah bantalan) ataupun dengan rumah bantalan, sedangkan bantalan kayu yang berupa segmen harus mempunyai rumah bantalan. Untuk pemakaian bantalan kayu pokhout bisa bertahan hingga 2 tahun dan ini tergantung pemakaian.

Untuk bantalan kayu digunakan pada poros propeller kapal yang terbuat dari baja karbon (carbon steel). Selain itu bantalan dipakai pada poros propeller dengan menggunakan pelumasan air laut dan bagian dalamnya menggunakan penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air laut yang masuk melalui poros propeller.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

3. Bantalan karet atau rubber

Untuk bantalan dari karet atau rubber dapat digunakan pada poros propeller yang terbuat dari stainless steel dan carbon steel yang sistem pelumasan porosnya menggunakan air laut dengan memakai penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air yang masuk dari poros.

Kelebihan dari bantalan karet adalah mempunyai koefisien gesekan yang rendah, apabila air sebagai pelumasnya maka karet akan mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap keausan, serta konstruksinya sederhana dan murah, selain itu juga memberikan ketahanan yang baik yang dapat meredam bunyi serta getaran vertikal dari poros baling – baling.

Untuk periode penggantian bantalan karet atau rubber biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini biasanya dipakai untuk jenis kapal tug boat.

Posisi bantalan thordon di kapal dengan pelumasan minyak lumas diperlukan agar pelumasan sampai diseluruh permukaan poros propller pada bantalan kapal. Pada sebuah kapal sering kita dengar bantalan poros propeller kapal yang merupakan suatu elemen atau bagian yang memiliki kemampuan untuk menumpu poros yang berbeban pada sebuah kapal, sehingga putaran dan gerakan bolak – baliknya dapat berlangsung secara halus, aman dan panjang umur. Bantalan yang akan menumpu poros baling– baling haruslah kokoh dan kuat untuk memastikan bahwa poros baling – baling serta elemen mesin pendukung lainnya dapat bekerja dengan baik, jika bantalan poros tersebut tidak berfungsi dengan baik maka akan menyebabkan penurunan kerja sistem poros itu sendiri, sehingga tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System
Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Jika kita lihat pada kapal yang sedang berlayar, maka getaran dapat terjadi di seluruh bagian kapal termasuk pada putaran pada poros propeller dan juga pada as kemudi, hal ini akan menyebabkan terjadinya clearane antara bantalan dan poros propeller maupun as kemudi.

Clearance pada sebuah kapal merupakan kelonggaran atau perengangan yang terjadi antara poros propeller maupun as kemudi kapal, hal ini akan selalu terjadi karena kedua elemen ini tidak bisa dipisahkan terutama untuk bagian propulsi kapal. Maka dari itu harus selalu dilakukan pemeriksaan mengenai clearance yang terjadi, terdapat batas nilai atau limit untuk clearance pada setiap bantalan dan poros propeller.

Jika mengacu kepada pengalaman bahwa limit clearance tergantung pada diameter as raddle, propeller dan pintel. Untuk ukuran bantalan juga tergantung dari as nya sendiri dan nantinya akan dihitung clearance terbesar, baru setelah diketahui ukuran diameter bantalan akan disesuaikan.

Thordon application
Thordon application

Ada beberapa macam bahan bantalan yang sering digunakan untuk penumpu as propeller kapal diantaranya :

1. Bantalan thordon bearing

Thordon merupakan campuran dengan unsur induk yaitu Sn dengan campuran Sb, Cu atau Pb. Campuran-campuran ini akan berpengaruh pada jumlah presentase tiap-tiap unsur yang tergantung atas kegunaan logam metal tersebut.
Oleh karena itu bantalan thordon dengan pelumasan minyak lumas diperlukan alur yang arahnya memanjang agar pelumasan dapat dicapai diseluruh permukaan poros baling-baling pada bantalan. Dengan adanya kelonggaran antara poros baling-baling dan bantalan, secara teoritis minyak lumas akan keluar terus.

Thordon RiverTough
Thordon RiverTough

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

2. Bantalan kayu pokhout

Bantalan poros baling baling yang bahannya terbuat dari kayu pokhout terdiri dari dua bagian yaitu berupa silinder dan berupa segmen, bantalan yang berupa silinder kadang – kadang dapat langsung dimasukan pada tabung poros baling – baling (tanpa rumah bantalan) ataupun dengan rumah bantalan, sedangkan bantalan kayu yang berupa segmen harus mempunyai rumah bantalan. Untuk pemakaian bantalan kayu pokhout bisa bertahan hingga 2 tahun dan ini tergantung pemakaian.

Untuk bantalan kayu digunakan pada poros propeller kapal yang terbuat dari baja karbon (carbon steel). Selain itu bantalan dipakai pada poros propeller dengan menggunakan pelumasan air laut dan bagian dalamnya menggunakan penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air laut yang masuk melalui poros propeller.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

3. Bantalan Bronze

Bantalan bronze untuk poros propeller kapal merupakan bantalan yang bisa bertahan lama, karena terbuat dari perunggu, dan bantalan ini juga termasuk memiliki harga yang mahal maka bantalan ini hampir jarang digunakan oleh para pelaku usaha maritim atau owner kapal.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

4. Bantalan karet atau rubber

Untuk bantalan dari karet atau rubber dapat digunakan pada poros propeller yang terbuat dari stainless steel dan carbon steel yang sistem pelumasan porosnya menggunakan air laut dengan memakai penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air yang masuk dari poros.

Kelebihan dari bantalan karet adalah mempunyai koefisien gesekan yang rendah, apabila air sebagai pelumasnya maka karet akan mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap keausan, serta konstruksinya sederhana dan murah, selain itu juga memberikan ketahanan yang baik yang dapat meredam bunyi serta getaran vertikal dari poros baling – baling.

Untuk periode penggantian bantalan karet atau rubber biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini biasanya dipakai untuk jenis kapal tug boat.

Pada sebuah kapal sering kita dengar bantalan poros propeller kapal yang merupakan suatu elemen atau bagian yang memiliki kemampuan untuk menumpu poros yang berbeban pada sebuah kapal, sehingga putaran dan gerakan bolak – baliknya dapat berlangsung secara halus, aman dan panjang umur. Bantalan yang akan menumpu poros baling– baling haruslah kokoh dan kuat untuk memastikan bahwa poros baling – baling serta elemen mesin pendukung lainnya dapat bekerja dengan baik, jika bantalan poros tersebut tidak berfungsi dengan baik maka akan menyebabkan penurunan kerja sistem poros itu sendiri, sehingga tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System
Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Jika kita lihat pada kapal yang sedang berlayar, maka getaran dapat terjadi di seluruh bagian kapal termasuk pada putaran pada poros propeller dan juga pada as kemudi, hal ini akan menyebabkan terjadinya clearane antara bantalan dan poros propeller maupun as kemudi.

Clearance pada sebuah kapal merupakan kelonggaran atau perengangan yang terjadi antara poros propeller maupun as kemudi kapal, hal ini akan selalu terjadi karena kedua elemen ini tidak bisa dipisahkan terutama untuk bagian propulsi kapal. Maka dari itu harus selalu dilakukan pemeriksaan mengenai clearance yang terjadi, terdapat batas nilai atau limit untuk clearance pada setiap bantalan dan poros propeller.

Jika mengacu kepada pengalaman bahwa limit clearance tergantung pada diameter as raddle, propeller dan pintel. Untuk ukuran bantalan juga tergantung dari as nya sendiri dan nantinya akan dihitung clearance terbesar, baru setelah diketahui ukuran diameter bantalan akan disesuaikan.

TG100 Seal Thordon bearing
TG100 Seal Thordon bearing

Ada beberapa macam bahan bantalan yang sering digunakan untuk penumpu as propeller kapal diantaranya :

1. Bantalan kayu pokhout

Bantalan poros baling baling yang bahannya terbuat dari kayu pokhout terdiri dari dua bagian yaitu berupa silinder dan berupa segmen, bantalan yang berupa silinder kadang – kadang dapat langsung dimasukan pada tabung poros baling – baling (tanpa rumah bantalan) ataupun dengan rumah bantalan, sedangkan bantalan kayu yang berupa segmen harus mempunyai rumah bantalan. Untuk pemakaian bantalan kayu pokhout bisa bertahan hingga 2 tahun dan ini tergantung pemakaian.

Untuk bantalan kayu digunakan pada poros propeller kapal yang terbuat dari baja karbon (carbon steel). Selain itu bantalan dipakai pada poros propeller dengan menggunakan pelumasan air laut dan bagian dalamnya menggunakan penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air laut yang masuk melalui poros propeller.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

2. Bantalan thordon bearing

Thordon merupakan campuran dengan unsur induk yaitu Sn dengan campuran Sb, Cu atau Pb. Campuran-campuran ini akan berpengaruh pada jumlah presentase tiap-tiap unsur yang tergantung atas kegunaan logam metal tersebut.
Oleh karena itu bantalan thordon dengan pelumasan minyak lumas diperlukan alur yang arahnya memanjang agar pelumasan dapat dicapai diseluruh permukaan poros baling-baling pada bantalan. Dengan adanya kelonggaran antara poros baling-baling dan bantalan, secara teoritis minyak lumas akan keluar terus.Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

3. Bantalan Bronze

Bantalan bronze untuk poros propeller kapal merupakan bantalan yang bisa bertahan lama, karena terbuat dari perunggu, dan bantalan ini juga termasuk memiliki harga yang mahal maka bantalan ini hampir jarang digunakan oleh para pelaku usaha maritim atau owner kapal.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

4. Bantalan karet atau rubber

Untuk bantalan dari karet atau rubber dapat digunakan pada poros propeller yang terbuat dari stainless steel dan carbon steel yang sistem pelumasan porosnya menggunakan air laut dengan memakai penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air yang masuk dari poros.

Kelebihan dari bantalan karet adalah mempunyai koefisien gesekan yang rendah, apabila air sebagai pelumasnya maka karet akan mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap keausan, serta konstruksinya sederhana dan murah, selain itu juga memberikan ketahanan yang baik yang dapat meredam bunyi serta getaran vertikal dari poros baling – baling.

Untuk periode penggantian bantalan karet atau rubber biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini biasanya dipakai untuk jenis kapal tug boat.

Bantalan poros propeller kapal adalah suatu elemen atau bagian yang memiliki kemampuan untuk menumpu poros yang berbeban pada sebuah kapal, sehingga putaran dan gerakan bolak – baliknya dapat berlangsung secara halus, aman dan panjang umur. Bantalan yang akan menumpu poros baling– baling haruslah kokoh dan kuat untuk memastikan bahwa poros baling – baling serta elemen mesin pendukung lainnya dapat bekerja dengan baik, jika bantalan poros tersebut tidak berfungsi dengan baik maka akan menyebabkan penurunan kerja sistem poros itu sendiri, sehingga tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System
Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Jika kita lihat pada kapal yang sedang berlayar, maka getaran dapat terjadi di seluruh bagian kapal termasuk pada putaran pada poros propeller dan juga pada as kemudi, hal ini akan menyebabkan terjadinya clearane antara bantalan dan poros propeller maupun as kemudi.

Clearance pada sebuah kapal merupakan kelonggaran atau perengangan yang terjadi antara poros propeller maupun as kemudi kapal, hal ini akan selalu terjadi karena kedua elemen ini tidak bisa dipisahkan terutama untuk bagian propulsi kapal. Maka dari itu harus selalu dilakukan pemeriksaan mengenai clearance yang terjadi, terdapat batas nilai atau limit untuk clearance pada setiap bantalan dan poros propeller.

TG100 Seal Thordon bearing
TG100 Seal Thordon bearing

 

Jika mengacu kepada pengalaman bahwa limit clearance tergantung pada diameter as raddle, propeller dan pintel. Untuk ukuran bantalan juga tergantung dari as nya sendiri dan nantinya akan dihitung clearance terbesar, baru setelah diketahui ukuran diameter bantalan akan disesuaikan.

Ada beberapa macam bahan bantalan yang sering digunakan untuk penumpu as propeller kapal diantaranya :

1. Bantalan kayu pokhout

Bantalan poros baling baling yang bahannya terbuat dari kayu pokhout terdiri dari dua bagian yaitu berupa silinder dan berupa segmen, bantalan yang berupa silinder kadang – kadang dapat langsung dimasukan pada tabung poros baling – baling (tanpa rumah bantalan) ataupun dengan rumah bantalan, sedangkan bantalan kayu yang berupa segmen harus mempunyai rumah bantalan. Untuk pemakaian bantalan kayu pokhout bisa bertahan hingga 2 tahun dan ini tergantung pemakaian.

Untuk bantalan kayu digunakan pada poros propeller kapal yang terbuat dari baja karbon (carbon steel). Selain itu bantalan dipakai pada poros propeller dengan menggunakan pelumasan air laut dan bagian dalamnya menggunakan penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air laut yang masuk melalui poros propeller.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

2. Bantalan karet atau rubber

Untuk bantalan dari karet atau rubber dapat digunakan pada poros propeller yang terbuat dari stainless steel dan carbon steel yang sistem pelumasan porosnya menggunakan air laut dengan memakai penindis cek spalling untuk menghambat rembesan air yang masuk dari poros.

Kelebihan dari bantalan karet adalah mempunyai koefisien gesekan yang rendah, apabila air sebagai pelumasnya maka karet akan mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap keausan, serta konstruksinya sederhana dan murah, selain itu juga memberikan ketahanan yang baik yang dapat meredam bunyi serta getaran vertikal dari poros baling – baling.

Untuk periode penggantian bantalan karet atau rubber biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini biasanya dipakai untuk jenis kapal tug boat.

3. Bantalan thordon bearing

Thordon merupakan campuran dengan unsur induk yaitu Sn dengan campuran Sb, Cu atau Pb. Campuran-campuran ini akan berpengaruh pada jumlah presentase tiap-tiap unsur yang tergantung atas kegunaan logam metal tersebut.
Oleh karena itu bantalan thordon dengan pelumasan minyak lumas diperlukan alur yang arahnya memanjang agar pelumasan dapat dicapai diseluruh permukaan poros baling-baling pada bantalan. Dengan adanya kelonggaran antara poros baling-baling dan bantalan, secara teoritis minyak lumas akan keluar terus.Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

4. Bantalan Bronze

Bantalan bronze untuk poros propeller kapal merupakan bantalan yang bisa bertahan lama, karena terbuat dari perunggu, dan bantalan ini juga termasuk memiliki harga yang mahal maka bantalan ini hampir jarang digunakan oleh para pelaku usaha maritim atau owner kapal.

Untuk periode penggantian bantalan thordon bearing biasanya dilakukan 2 tahun selama pemakaian dan ini tergantung dari pemilik kapal atau owner kapal.

ADVANCED PROPELLER SHAFT BEARINGS

Reliability, long wear life and strong technical support have made Thordon the first choice for seawater lubricated propeller shaft bearing solutions. Thordon’s pollution free propeller shaft bearings are easily installed in conversion or new build applications.

Thordon Bearings, a pioneer in the development of pollution free bearing designs, offers a variety of choices of seawater lubricated propeller shaft bearing systems for all water conditions. Open, seawater lubricated bearing options include Thordon COMPAC, RiverTough, SXL and XL; each offering specific advantages for different water environments and operating conditions.

Thordon application
Thordon application

Commercial owners and managers, including major cargo, tanker, bulk carrier and cruise ship operators, specify Thordon for it’s pollution free simplicity and reliability to replace conventional oil lubricated stern tube systems.

With over 35 years of experience Thordon has solid references in over 2000 marine propeller shaft bearing applications. Thordon bearings are used by over 40 Navies and Coast Guards around the world.

It doesn’t matter if your bearing needs are for repair, conversion, or new build; Thordon propeller shaft bearings and bearing systems deliver proven, reliable, cost-effective performance backed up by timely delivery, superior technical support and outstanding after sales service. Thordon Bearings are available worldwide through an extensive distributor network in over 100 countries.

THORDON GRADES

Thordon COMPAC

Thordon COMPAC is a high performance water lubricated bearing system primarily for “blue water” operating conditions. Specially formulated with a low coefficient of friction to reduce startup friction and eliminate stick-slip, COMPAC’s unique configuration is designed to promote early formation of a hydrodynamic film at lower shaft rpm. The lower (loaded) portion of the bearing is smooth, while the upper half of the bearing incorporates water grooves for lubrication and cooling.

Thordon COMPAC
Thordon COMPAC

Thordon RiverTough

Specially formulated to provide superior  wear life in highly abrasive water  conditions such as  inland river systems, Thordon RiverTough bearings operating  in combination with hard coated nickelchrome-boron shaft sleeves routinely outwear rubber propeller shaft bearings by a factor of two or more. More than 25 years experience on hundreds of push boats and other vessels operating on America’s muddy Mississippi River system confirm achievable bearing wear at between 0.010” – 0.015” (0.25mm – 0.38mm) per year.

Thordon RiverTough
Thordon RiverTough

Thordon SXL

Thordon SXL offers a lower coefficient of friction for reduced break-away torque and smoother operation at lower shaft RPM, increased resistance to third particle abrasive wear and improved wear life compared to XL.

Thordon SXL
Thordon SXL

Thordon XL

Our traditional standard propeller shaft bearing grade, Thordon XL is a general purpose bearing offering superior performance compared to other bearings commonly used in propeller shaft applications. XL provides good balance between long wear life, low coefficient of friction, reasonable abrasion resistance and cost effectiveness.

BENEFITS OF THORDON SEAWATER LUBRICATED PROPELLER SHAFT BEARINGS

Long Wear Life

With over 35 years experience supplying marine propeller shaft bearings, in use service has proven that Thordon bearings provide significantly longer wearlife compared to the bearings they replace. Thordon bearings often outlast competitive products by 50% to 100%, or more, significantly reducing overall life cycle operating costs and increasing propulsion system reliability.

Four Grades/Multiple Configurations Available

Thordon propeller shaft bearings are available in four different grades and multiple configurations for the optimal bearing solution for each owner’s specific application and operating profile.

Pollution Free

Thordon water lubricated propeller shaft bearings totally eliminate the use of oil resulting in zero risk of pollution.

High Abrasion Resistance

Due to their tough, elastomeric properties, Thordon bearings can resist abrasive wear by tending to deflect, and then reject, abrasive particles allowing them to be flushed through the bearing and not become embedded.

Accommodates Edge Loading

Under edge loading conditions caused by minor shaft misalignment, elastomeric Thordon bearings deflect slightly, effectively spreading the load and reducing potential bearing wiping and shaft wear.

Low Friction

Thordon’s static and dynamic coefficients of friction are both lower than other materials commonly used for water lubricated propeller shaft bearings. Lower friction leads to reduced break away torque, longer life and  elimination of stick-slip and noise.

High Resilience/Impact Resistance

Elastomeric Thordon bearings tend to absorb impact loads, increasing resistance to damage from pounding during operation or in heavy seas.

Reduced Docking Time

Thordon recognizes the need for quick response to customer needs. To ensure tight docking schedules are met, Thordon provides the following advantages for shipyards and owners :
i) Worldwide Stock Availability – With Thordon’s network of distributors in over 100 countries around the world, inventory is available quickly at all major ports. When necessary, emergency shipment from the factory within three business days is possible.
ii) Easily Machined and Fitted – Asbestos and dust free, easily machined, and one seventh the weight of metals, Thordon bearings can be quickly installed in position by freeze fitting. Lighter rigging may be used and Thordon will not chip or crack during handling while frozen.

Extensive References

With over 35 years of experience supplying water lubricated propeller shaft bearings, Thordon has developed extensive lists of references, which are available upon request.

Full Classification Society Approvals

Thordon propeller shaft bearings are approved by all major Classification Societies and can be specified and installed with confidence.

BEARING CONFIGURATIONS

Full Form Tubes

Full form Thordon tubes are typically the easiest Thordon bearing configuration to install. Using dry ice or liquid nitrogen, the bearing is cooled and quickly installed in one piece. A bearing tube can also be split with a single tapered key design. This allows the bearings to be withdrawn, inspected and re-installed in a matter of hours with the shaft in place.

Full Form Tubes
Full Form Tubes

Staves

Thordon XL, SXL and RiverTough grades are all available in a full range of metre long (39.4”) STAXL and Dovetail stave configurations. Thordon staves in split carriers can be removed with the shaft in place. Thordon staves are easily installed by freezing in dry ice or liquid nitrogen and then interference fitting them into the housing or carrier. Custom sizes are available upon request.

Read more : Thordon Thorseal Rudder Seals; Grease Free Rudder Bearings; Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing Thordon; Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Thordon merupakan campuran dеngаn unsur induk Sn dеngаn campuran Sb, Cu atau Pb. Campuran-campuran іnі biasanya аkаn berpengaruh pada jumlah presentase tiap-tiap unsur уаng tergantung аtаѕ kegunaan logam metal tersebut.

Olеh karena іtu bantalan thordon dеngаn pelumasan minyak lumas diperlukan alur уаng arahnya memanjang agar pelumasan dараt dicapai seluruh permukaan poros baling-baling pada bantalan. Dеngаn adanya kelonggaran аntаrа poros baling-baling dan bantalan, secara teoritis minyak lumas аkаn keluar terus.

Bantalan bronze kapal merupakan bantalan уаng bіѕа bertahan lama, karena terbuat dаrі perunggu, tеtарі bantalan іnі јugа memiliki harga уаng mahal maka dаrі іtu jarang digunakan.

Periode penggantian bantalan bronze kapal :

Dibawah ini adalah pemakaian jenis thordon untuk kapal

Thordon SXL Rudder Carrier Bearings

Thordon SXL rudder carrier bearings (discs) are a complementary product to the established and proven SXL rudder pintle and stock bearings. Made from a high strength elastomeric polymer developed by Thordon Bearings, rudder carrier bearings are designed to support the rudder weight, allow the rudderstock to turn freely and accommodate rudder stock deflection. Thordon has also developed a new high performance rudder stock seal to complement the above and below waterline Thordon rudder bearing package.

ADVANTAGES

Eliminate or Reduce Greasing

Thordon SXL is an excellent alternative to the conventional bronze rudder carrier bearing. The primary advantage of Thordon SXL is its low coefficient of friction. This enables it to operate with little or no grease. In most of the new ships built using Thordon SXL rudder carrier discs, the builders have eliminated the automatic greasing system and replaced it with a less expensive and more environmentally friendly manual system. Thordon SXL can operate dry in most carrier disc applications, but grease is often used to protect the carbon steel components in the system from corroding.

Tolerance to Edge Loading

In comparison to bronze bearings, the increased elastic deformability of Thordon SXL rudder carrier bearings enables them to better accommodate uneven and impact loading. This leads to reduced peak pressures (edge loading) and minimizes the local wear of the carrier bearing resulting in longer operating life. The elastomeric nature of Thordon enables it to recover from impact loading without the permanent deformation commonly found with bronze. Thordon is also much more abrasion resistant than bronze.

Guaranteed Long Bearing Wear Life

As with Thordon SXL pintle and rudder stock bearings, Thordon Bearings also guarantees SXL Carrier Bearings in newbuild classed vessels as follows :

Thordon SXL Rudder Carrier Bearings will meet Class Society wear specifications for 15 years or Thordon Bearings lnc. will supply a new bearing free of charge.

Easy Handling – Lightweight Compared to Bronze

Thordon SXL also has a significant handling advantage over large bronze bearings, both in terms of weight (as indicated by the example below) and in terms of risk of damage during handling. Thordon SXL rudder carrier bearings can be supplied split or not split to suit virtually any size of rudder.

Easy Handling - Lightweight Compared to Bronze
Easy Handling – Lightweight Compared to Bronze

*Based on rudder carrier dimensions of 800mm x 600mm x 25mm (31.50”x 23.62”x0.98”)

Split SXL Rudder Carrier Bearing
Split SXL Rudder Carrier Bearing

Typical Arrangement of a Rudder Carrier Bearing in Rudder System

A typical arrangement of a rudder carrier bearing with a radial bearing below is shown in Figure 1. Occasionally, a radial bearing will be located above the carrier bearing.

Location of carrier bearing
Location of carrier bearing
Thordon SXL Rudder Carrier Bearings
Thordon SXL Rudder Carrier Bearings

Material

Thordon SXL is used for rudder carrier applications due to the low coefficient of friction that allows it to operate either dry or greased. It also has the inherent flexibility that enables it to adjust to shock and edge loading. It is approved by the major marine Classification Societies for rudder bearing applications up to 12 MPa (1740 psi). Studies of actual loads on rudder carrier bearings indicate that they are normally designed considerably less than 12 MPa (1740 psi) and are therefore well within the working range of Thordon SXL.

Lubrication

Although Thordon SXL has the ability to run dry in most rudder bearing applications, the normal procedure with large rudder carrier bearings is to lubricate with grease. Grease is used mainly to protect metal parts of the system from corroding, but it can also reduce friction and increase wear life of the carrier bearing in relatively clean environments. The greasing system for a Thordon SXL carrier bearing can be less complex than what is required for a bronze bearing because Thordon is capable of operating in a marginally greased condition as well as dry. In most newbuild installations with Thordon SXL rudder carrier bearings, the automatic greasing system has been replaced with a manual system. This reduces equipment cost, the amount of grease required and also eliminates pollution from the excess grease that an automatic system typically produces.

Thordon SXL can be designed to operate dry in rudder carrier applications as long as the metallic parts of the system do not require grease to prevent corrosion.

Grooving

If a Thordon SXL rudder carrier bearing is to be greased, proper grooving is essential for achieving optimal performance. Figure 2 shows the groove pattern and geometry for a proven design. Grooving should ensure adequate grease injection around the circumference, and ensure that the grease is adequately spread over the whole bearing surface. Specific groove design can be provided on a caseby-case basis as required.

Bearing Housing

The carrier bearing housing should have a shoulder on the outside diameter (O.D.) with a height of 0.3 to 0.5 times the carrier bearing thickness – see Figure 3. The shoulder secures the position of the carrier bearing. This is especially important when split bearings are used. The shoulder also improves the stiffness of the bearing by limiting its ability to spread. When Thordon SXL bearings are bonded into place, there should also be a shoulder on the I.D.

SXL rudder carrier disc showing greasing grooves
SXL rudder carrier disc showing greasing grooves

Installation

Thordon SXL rudder carrier bearings are normally installed either by fastening with screws, or by bonding using a Thordon approved adhesive. Bolting can be accomplished using bolts with shoulders or countersunk head cap screws with metal inserts fitted into the bearing. These are used to prevent excessive tightening of the bolts, causing deflection of the SXL. Bonded Thordon SXL rudder carrier bearings should be fitted into housings that have shoulders designed into both the O.D. and I.D. sections. Detailed mixing, application and curing instructions for the chosen adhesive must be followed.

Split vs. Non Split Carrier Bearings

Thordon SXL rudder carrier bearings can be designed split or non-split. In many designs split carrier bearings are required to facilitate installation. In terms of installation procedures and load bearing capacity, there is no difference between split and non-split bearings.

Classification Society Approvals

Thordon SXL carrier bearings are approved by many of the major Classification Societies either specifically or as part of their general rudder bearing approval. Approved pressure is in the range of 10-12 MPa (1450-1740psi).

Read more : Thordon Thorseal Rudder Seals; Grease Free Rudder Bearings; Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing Thordon; Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Thordon merupakan campuran dеngаn unsur induk Sn dеngаn campuran Sb, Cu atau Pb. Campuran-campuran іnі biasanya аkаn berpengaruh pada jumlah presentase tiap-tiap unsur уаng tergantung аtаѕ kegunaan logam metal tersebut.

Olеh karena іtu bantalan thordon dеngаn pelumasan minyak lumas diperlukan alur уаng arahnya memanjang agar pelumasan dараt dicapai seluruh permukaan poros baling-baling pada bantalan. Dеngаn adanya kelonggaran аntаrа poros baling-baling dan bantalan, secara teoritis minyak lumas аkаn keluar terus.

Bantalan bronze kapal merupakan bantalan уаng bіѕа bertahan lama, karena terbuat dаrі perunggu, tеtарі bantalan іnі јugа memiliki harga уаng mahal maka dаrі іtu jarang digunakan.

Periode penggantian bantalan bronze kapal :

Dibawah ini adalah pemakaian jenis thordon untuk kapal

Thordon SXL Rudder Carrier Bearings

Thordon SXL rudder carrier bearings (discs) are a complementary product to the established and proven SXL rudder pintle and stock bearings. Made from a high strength elastomeric polymer developed by Thordon Bearings, rudder carrier bearings are designed to support the rudder weight, allow the rudderstock to turn freely and accommodate rudder stock deflection. Thordon has also developed a new high performance rudder stock seal to complement the above and below waterline Thordon rudder bearing package.

ADVANTAGES

Eliminate or Reduce Greasing

Thordon SXL is an excellent alternative to the conventional bronze rudder carrier bearing. The primary advantage of Thordon SXL is its low coefficient of friction. This enables it to operate with little or no grease. In most of the new ships built using Thordon SXL rudder carrier discs, the builders have eliminated the automatic greasing system and replaced it with a less expensive and more environmentally friendly manual system. Thordon SXL can operate dry in most carrier disc applications, but grease is often used to protect the carbon steel components in the system from corroding.

Tolerance to Edge Loading

In comparison to bronze bearings, the increased elastic deformability of Thordon SXL rudder carrier bearings enables them to better accommodate uneven and impact loading. This leads to reduced peak pressures (edge loading) and minimizes the local wear of the carrier bearing resulting in longer operating life. The elastomeric nature of Thordon enables it to recover from impact loading without the permanent deformation commonly found with bronze. Thordon is also much more abrasion resistant than bronze.

Guaranteed Long Bearing Wear Life

As with Thordon SXL pintle and rudder stock bearings, Thordon Bearings also guarantees SXL Carrier Bearings in newbuild classed vessels as follows :

Thordon SXL Rudder Carrier Bearings will meet Class Society wear specifications for 15 years or Thordon Bearings lnc. will supply a new bearing free of charge.

Easy Handling – Lightweight Compared to Bronze

Thordon SXL also has a significant handling advantage over large bronze bearings, both in terms of weight (as indicated by the example below) and in terms of risk of damage during handling. Thordon SXL rudder carrier bearings can be supplied split or not split to suit virtually any size of rudder.

Easy Handling - Lightweight Compared to Bronze
Easy Handling – Lightweight Compared to Bronze

*Based on rudder carrier dimensions of 800mm x 600mm x 25mm (31.50”x 23.62”x0.98”)

Split SXL Rudder Carrier Bearing
Split SXL Rudder Carrier Bearing

Typical Arrangement of a Rudder Carrier Bearing in Rudder System

A typical arrangement of a rudder carrier bearing with a radial bearing below is shown in Figure 1. Occasionally, a radial bearing will be located above the carrier bearing.

Location of carrier bearing
Location of carrier bearing
Thordon SXL Rudder Carrier Bearings
Thordon SXL Rudder Carrier Bearings

Material

Thordon SXL is used for rudder carrier applications due to the low coefficient of friction that allows it to operate either dry or greased. It also has the inherent flexibility that enables it to adjust to shock and edge loading. It is approved by the major marine Classification Societies for rudder bearing applications up to 12 MPa (1740 psi). Studies of actual loads on rudder carrier bearings indicate that they are normally designed considerably less than 12 MPa (1740 psi) and are therefore well within the working range of Thordon SXL.

Lubrication

Although Thordon SXL has the ability to run dry in most rudder bearing applications, the normal procedure with large rudder carrier bearings is to lubricate with grease. Grease is used mainly to protect metal parts of the system from corroding, but it can also reduce friction and increase wear life of the carrier bearing in relatively clean environments. The greasing system for a Thordon SXL carrier bearing can be less complex than what is required for a bronze bearing because Thordon is capable of operating in a marginally greased condition as well as dry. In most newbuild installations with Thordon SXL rudder carrier bearings, the automatic greasing system has been replaced with a manual system. This reduces equipment cost, the amount of grease required and also eliminates pollution from the excess grease that an automatic system typically produces.

Thordon SXL can be designed to operate dry in rudder carrier applications as long as the metallic parts of the system do not require grease to prevent corrosion.

Grooving

If a Thordon SXL rudder carrier bearing is to be greased, proper grooving is essential for achieving optimal performance. Figure 2 shows the groove pattern and geometry for a proven design. Grooving should ensure adequate grease injection around the circumference, and ensure that the grease is adequately spread over the whole bearing surface. Specific groove design can be provided on a caseby-case basis as required.

Bearing Housing

The carrier bearing housing should have a shoulder on the outside diameter (O.D.) with a height of 0.3 to 0.5 times the carrier bearing thickness – see Figure 3. The shoulder secures the position of the carrier bearing. This is especially important when split bearings are used. The shoulder also improves the stiffness of the bearing by limiting its ability to spread. When Thordon SXL bearings are bonded into place, there should also be a shoulder on the I.D.

SXL rudder carrier disc showing greasing grooves
SXL rudder carrier disc showing greasing grooves

Installation

Thordon SXL rudder carrier bearings are normally installed either by fastening with screws, or by bonding using a Thordon approved adhesive. Bolting can be accomplished using bolts with shoulders or countersunk head cap screws with metal inserts fitted into the bearing. These are used to prevent excessive tightening of the bolts, causing deflection of the SXL. Bonded Thordon SXL rudder carrier bearings should be fitted into housings that have shoulders designed into both the O.D. and I.D. sections. Detailed mixing, application and curing instructions for the chosen adhesive must be followed.

Split vs. Non Split Carrier Bearings

Thordon SXL rudder carrier bearings can be designed split or non-split. In many designs split carrier bearings are required to facilitate installation. In terms of installation procedures and load bearing capacity, there is no difference between split and non-split bearings.

Classification Society Approvals

Thordon SXL carrier bearings are approved by many of the major Classification Societies either specifically or as part of their general rudder bearing approval. Approved pressure is in the range of 10-12 MPa (1450-1740psi).

Read more : Thordon Thorseal Rudder Seals; Grease Free Rudder Bearings; Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing Thordon; Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

SXL BEARINGS AND SEALS

Built for Fishing, Workboat & Coastal Waterways

TG100 Seal

Safe Return to Port Emergency Seal

A unique feature of the TG100 is that the emergency seal allows you to return safely to the nearest port if your primary seal is ever damaged.

TG100 Seal
TG100 Seal

Maintenance-Free Shaft Seals

The TG100 seal is designed to operate without any need for spare parts or maintenance between vessel docking periods. The elastomeric bellows and emergency seal have an unlimited shelf life, further reducing any need for expensive overhaul kits in the future. Combine these features with the use of only silicon carbide faces for both the dynamic and stationary faces, TG100 takes the work and cost out of your vessel operations.

SXL Tailshaft Bearings

Long Bearing Wearlife and Reliability

Thordon SXL offers long bearing wear life that reduces maintenance costs for vessels operating up to 20% of the time in abrasive waters. Lubricants in the SXL polymer formulation reduce start up friction and offers smoother operation at lower shaft RPM.
It absorbs more misalignment and deflection from impact than other propeller shaft bearings.

Reliable Designs For Coastal Waterways
Reliable Designs For Coastal Waterways

Save Money

Vessels that operate with SXL tailshaft bearings are more reliable – they operate longer, require less maintenance and fewer drydockings. This means less money spent and more money earned!

Read more : Thordon Thorseal Rudder Seals

ThorPlas-Blue
Tiller Arm Bushings

Reliable Operation

Ensuring reliable operation of all equipment installed above the waterline is a tough issue for any ship’s crew. Originally developed to replace greased bronze bearings, ThorPlas-Blue is lifetime lubricated – lubricants in the homogeneous polymer ensure a low, stable coefficient of friction, even as the bearing wears, while offering long bearing wear life with no maintenance.

High Load Capability

ThorPlas-Blue is used to replace highly loaded greased bearings, capable of design pressure up to 6527psi (45MPa).

SXL Rudder Bearings

Grease-Free Operation

Thordon’s SXL offers low friction and long bearing wear life without the use of grease. There is no maintenance due to the self-lubricating properties ensuring smooth operation.

Superior Performance

Our polymers offer the best combination of strength and stiffness with flexibility and elasticity, along with high abrasion resistance. Thordon SXL has a lower modulus of elasticity (68,817 psi or 440MPa) than other non-metallic bearings, resulting in significantly increased vibration dampening, accommodation of edge loading, and better impact resistance than other non-metallic materials.

Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Cost Savings

The COMPAC seawater lubricated propeller shaft bearing system eliminates stern tube oil or oil-based EALs as seawater is used as the lubricant. There is no aft seal, no storage of oil, no sampling of oil, no disposal of oil, and no risk of seawater ingress contaminating the oil. Compared to synthetic EALs that are 500 – 1000% more expensive than mineral oil, seawater is free and recommended by the U.S.A. Environmental Protection Agency to meet Vessel General Permit requirements. Emergency aft seal repairs are not required, as there is no aft seal.

Compliant Operation

All class societies with the exception for NK and KR have modified rules for seawater lubricated propeller shaft systems, allowing the shaft to remain in place if monitoring conditions are met making the COMPAC system comparable to oil lubricated propeller shaft bearings. Thordon’s COMPAC system ensures shipowners/operators that there will be no environmental violations resulting from stern tube oil leakage and meets both U.S. VGP and Polar Code regulations guaranteeing zero risk of pollution.

Compact Ship Owner Benefits

• Reduce operational costs.
• Eliminate aft seal problems.
• Eliminate emergency dockings.
• Fewer components.
• Zero environmental impact.
• Polar Code compliant.
• Meets U.S. VGP requirements.
• Over 2000 ship references.

Controlled Bearing Environment

Thordon’s Water Quality Package ensures an adequate supply of clean water is consistently being delivered to both the forward seal and the stern tube bearings. Lubrication of the bearing is assured and a long predictable bearing wear life is achieved. A controlled supply of clean water allows Thordon to offer a lifetime bearing wearlife guarantee.

Easily Machined and Fitted

Thordon COMPAC machines cleanly and produces no airborne machining debris. COMPAC is much lighter than white metal bearings and can be fitted quickly and easily by freezing in liquid nitrogen or dry ice.

Aft COMPAC Bearing System

• COMPAC bearing in bearing carrier with retaining ring.
• Thordon recommended shaft liner in the way of the bearing.
• No aft seal required.

COMPAC Tapered Key Design

• COMPAC split bearing with a tapered keyset allows bearings to be withdrawn, inspected and re-installed in a matter of hours with the shaft in place.

ThorShield Shaft Coating System

• Thordon’s tough new modified epoxy coating ThorShield designed to provide integrity against corrosion.

Fwd COMPAC Bearing System

• COMPAC bearing in a bearing carrier.
• Thordon recommended shaft liner in the way of the bearing.

SeaThigor Mechanical Face Seal

• A robust high performance face seal manufactured for long wear life and reduced maintenance costs for water lubricated marine propeller shafts.

Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System
Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System
Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System
Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System

Thordon Water Quality Package

• A Thordon Water Quality Package delivers a consistent supply of conditioned water to both the fwd seal and all bearings. A separate detailed brochure on the Thordon Water Quality Package is available.

Read more : Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing Thordon; Compact Seawater Lubricated Propeller Shaft Bearing System