Categories: Propulsion

Teori elemen daun propeller kapal

Elemen Daun Propeller Kapal

Teori elemen daun memakai cara penjumlahan gaya-gaya dan momen-momen yang timbul pada setiap potongan melintang daun (aerofil) sepanjang radius baling-baling. Sebuah daun propeller yang dipotong membentuk aerofil ini bergerak diair dengan kecepatan V dengan suatu sudut pengaruh terhadap arah geraknya.
Pada permukaan punggung aerofil tekananya rendah , sedang pada bagaian bawah aerofil tekananya tinggi . Akibatnya timbul efek isapan kearah pungung aerofil. Resultan dari gaya-gaya tekanan iniadalah Fn. Akibat gesekan , muncul pula gaya Ft. Resultan dari gaya Ft dan Fn  adalah F. Arah Ft tegak lurus terhadap permukaan kerja aerofil sedang arah Ft tegak lurus arah Fn.
Gaya F diurai menjadi lift tegak lurus ( gaya angkat ) dan drag ( gaya penahan ). Arah lift tegak lurus dengan arah gerak aerofil sedang  sedang arah drag tegak lurus terhadap arah lift. Besarnya lift dan drag propeller dinyatakan sebagai berikut :
Lift : dL     = C1 ½p V 2  dA
Drag : dD  =  Cd . ½p   V
Diaman    :
C1     =    Koefisien lift ; CD  = Koefisien Drag;
Cd    =    densitas fluida ; V  =Kecepatan aliran fluida ;
A    =    Luas daerah permukaan aerofil
Kemudian lift dan drag diuraikan kearah tranlasi ( ke arah maju kapal dan kearah tegak lurus terhadap arah maju kapal ) menimbulkan gaya dorong / thrust ( sesuai arah maju kapal ) dan gaya torsi / torque ( arahnya tegak lurus arah gerak maju kapal ).
Besarnya thrust dan torque propeller dinyatakan sebagai berikut :
DT    = dL . cos B – dD . sin B
DQ    = (dL . sin B + dD . cos B ) r
Thrust    : T = Z S R rH dQ . dR
Torque : Q = Z S R rH dQ . dR
T    = thrust / gaya dorong ; Q = Torsi / Torque
Z    = Jumlah daun baling-baling ; R = jari-jari propeller
r    = jari-jari propeller sampai pada penampang yang ditinjau
rH    = jari-jari hub
Hal-hal yang harus dipelajari dan diperkirakan dengan sebaik-baiknya untuk memperhitungkan besar thrust dan torqoe dengan sempurna adalah Air yang melalui aerofil (sebagai bagaian dari baling – baling ) telah mendapatkan percepatan seperti telah diterangkan pada teori momentum.
Read More :
Indonesia Marine Equipment

INAMEQ is provide all marine product (equipment and sparepart) and news about marine product to help procurement team at shipping industry, ship contractor, port contractor and oil gas company finding competitive price to directly connect with manufacturer and authorized local and international.

Share
Published by
Indonesia Marine Equipment

Recent Posts

Wireless axle load sensor for leaf spring suspension

Wireless position sensor GNOM DP S7 is used in transport telematics systems (GPS/GLONASS vehicle monitoring…

3 months ago

Axle Load Sensor GNOM DDE Technoton

Pressure sensor GNOM DDE is used to determine the axle load in vehicles equipped with…

3 months ago

Axle Load Sensor GNOM DP Technoton

Axle Load Sensor GNOM DP Technoton position sensor is designed for measuring axle and cargo…

3 months ago

Contactless FMS Gateway Technoton

FMSCrocodile is used within for vehicle telematics system as a ready-made solution for safe integration…

3 months ago

Contactless J1708 Reader Technoton

Contactless J1708 Reader Technoton is designed for safe data reading from J1708 bus (SAE J1587)…

3 months ago

Contactless Compact J1939 Reader Technoton

CANCrocoLITE Technoton — is a tool for Telematics systems used for data reading from on-board…

3 months ago

This website uses cookies.