Tes pengujian pengelasan pada kapal

0
418

Untuk pengujian pengelasan di kapal, dilakukan test-test sebagai berikut:

  • Untuk plat diatas garis air.
  • Test kerosine dengan menggunakan solar dan kapur .
  • Hose test : dilakukan penyemprotan air bertekanan dengan tekanan 5 kilo/cm2 ( sebagai simulasi gelombang laut) .
    • Untuk tangki – tangki dan kamar kedap .
  • Air test : tangki di isi udara yang berasal dari kompressor dengan tekanan 0.25 kilo/cm2 .
  • Kemudian pada kampuh las disemprotkan cairan sabun, bila ada gelembung sabun maka terjadi kebocoran .
  • Loading tangki : Tangki diisi air sampai memasuki pipa limpah, kemudian kampuh las ditest dengan cara dipukul .
    • Untuk plat diatas deck .
  • Loading deck : Bagian atas deck digenangi air
    • X – Ray : Dilakukan setelah test-test diatas selesai dan dilakukan pada         daerah cross-joint weld .

Hasil pengujian :

  • Test Kerosine : Ditemukan warna hitam pada lapisan kapur berarti terjadi kebocoran pada plat .
  • Hose test : Ditemukan rembesan air pada bagian sisi dalam lambung kapal ini berarti terjadi kebocoran sambungan las.
  • Air Test : Timbulnya gelembung pada air sabun yang disemprotkan pada kampuh las berarti bocor .
  • Loading : Dengan dipukulinya kampuh las maka pada lapisan las yang tipis atau tidak sempurna akan timbul rembesan air .
  • X- Ray : Dari hasil foto x-ray maka akan diketahui cacat pada kampuh las. Biasanya cacat porosity atau slag inclusion .

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.